Putus Asa, Suami Bunuh Diri di Depan Istri

Sabtu, 14 Juni 2008 | 14:12 WIB

PEKANBARU - Jampen Purba (34), sopir truk yang berdomisili di Jalan Damai, Gang Selamat, Rumbai, Pekanbaru, Riau, tewas secara mengenaskan dengan bunuh diri. Belum jelas motif bunuh diri itu. Akan tetapi, berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban mengidap penyakit berat berupa tumor pada tenggorokan.

”Menurut penuturan keluarganya, korban marah dan tersinggung atas ucapan istrinya. Namun, kami belum tahu apa ucapan istrinya yang membuat korban nekat bunuh dirinya sendiri,” papar Kepala Polsek Rumbai Ajun Komisaris Dainar, Jumat (13/6) di lokasi kejadian.

Dainar mengungkapkan, peristiwa bunuh diri itu berlangsung pada Jumat pagi setelah Jampen makan pagi bersama istri dan mertuanya, Sianipar, yang baru datang dari Medan. Saat itu terjadi perbincangan serius menyangkut pembiayaan untuk berobat ke rumah sakit.

Entah apa yang diucapkan istrinya, Jampen tersinggung dan kemudian masuk ke kamar untuk mengambil celurit. Istrinya mencoba mencegah, tetapi tidak dipedulikan. Dengan celurit tajam, Jampen membacok leher dan dadanya sendiri. Istri dan mertuanya langsung histeris dan mencoba menghentikan aksi itu.

Karena tidak mampu menghentikan aksi mengerikan itu, Sianipar berlari keluar memanggil tetangga terdekat. Beberapa pemuda di perumahan yang cukup padat penduduk itu kemudian masuk ke rumah dan mencoba mendekati Jampen. Namun, Jampen yang penuh darah justru mengancam akan membacok siapa pun yang akan mendekat. Ketika Jampen lemah, para tetangga berhasil merampas celurit. (SAH)
SAH

Sumber : Kompas

Entry By: KYR

Leave a Reply